Harapan Kepedulian
Risma Kurnela
Kekosongan
dan kehampaan
Jelas
terpancar bak lukisan
Di
balik mata seorang insan
Yang
masih mencoba bertahan
Dalam
naungan kepedulian
Tak
ada binar kebahagiaan
Yang
dulu sempat bersarang
Senyum
ketulusan memudar perlahan
Ditelan
lautan kesedihan
Mamatanya
memejam
Pikirnya
menerawang
Masa-masa
kesederhanaan
Hangat
dunia dalam dekapan
Menghantarkan
perasaan
Dalam
keteduhan dan kesejukan
Namun
saat mata terbuka memandang
Batinnya
menjerit tertahan
Jiwanya
tergoncang perlahan
Menatap
dunia tanpa harapan
Mengapa
dengan mudah kau layangkan
Tangan
insan berpendidikan
Menggores
dalam keagungan
Menorehkan
luka pada alam
Mengancam
keindahan
Memaksa
mahkluk Tuhan tak berakal tuk bertahan
Menjalani
kehidupan dalam ancaman
Para
insan tlah hilang kepedulian
Mereka
tulikan pendengaran
Saat
dunia menjerit kesakitan
Mereka
butakan penglihatan
Diatas
segala penderitaan
Tak
mampu diungkapkan
Betapa
dalam keprihatinan
Melihat
alam terabaikan
Demi
sebuah kekayaan
Kekayaan
yang membutakan
Mematri
batin setiap insan
Menutup
mata hati terdalam
Dan
hanya memanggil kehancuran
Kelak
di masa yang akan datang
Karna
kepedulian
Kini
telah terpendam
Jauh
dalam relung harapan






0 komentar:
Posting Komentar